Archive for March, 2012

22
Mar
12

Fair Trade vs Cooperative

When we are going to talk about fair trade, so the first thing that will be crossed our mind is reducing famine and poverty. How we are going to be care more about anything in this business world and doing some good deeds for a sustainable market. In short word, we are going to have a very short chain in supply chain management.

The best idea will be (depends the product that will be sold) :

1. supplier – manufacturer – end user

2. supplier – retailer – end user

3. supplier – end user

So, in other word, fair trade seems so idealistic for a better world where everyone could be have a happily ever after business.

But, I think rather we choose fair trade, why we don’t use cooperative?

As we knew that cooperative already helped many countries for making their people became independent until today.

In Germany, they have Deustche Zentralgenossenschaftbank (DZ Bank) (A central cooperative bank), which is still gains  its power in banking field as one of the big 5 banks in Germany until today, was a cooperative in credit. This cooperative concept helped their economic issues during World War II and solved it.

In Denmark, there is Pastor Christiansone who established farming cooperative that will help Danish economic. And not to forget mentioned in Scotland for cotton-spinning cooperative by Robert Owen that grown up to help their economics too.

Cooperative concept, I think once again, maybe better than fair trade.

In fair trade we need fair trade organization such as WFTO (World Fair Trade Organization) for giving a label which product will classify as fair trade product. Yet for cooperative, it will make you more independent as a group to develop better welfare for their members and country too.

But, still once again, this one still my wild thinking. Not really deepen one. And just for your information, I also like Fair Trade concept yet I like Cooperative concept better.

Advertisements
21
Mar
12

New Communication Mix

Marketing always has an unique way to gain their potential buyer. They need a tool called communication mix for increasing their sales.
For todays, they need to be unique. And sometimes they need to colaborate some communication mix to be creative.

Seeing Big Bang use a northface jacket as a brand ambassador on the stage will call as a public relation. But seeing their commercial television adventure in the snowy mountain at Canada (or New Zealand.. Sorry.. I forgot the country) will be called advertising.

To get a northface brochure and inside it says a soft launching will be held at your school and if you bring that brochure at that time so you will get discount about 20%, it will call printed advertising colaborate with sales promotion.
And for a soft launching at the D-Day will call direct marketing.

When you come to the soft launching and being persuade by sales promotion girl/boy so its will call personal selling at (for soft launching) direct marketing.

And for login into northface website and chatting in their forum for possibilities to get a free ticket for Big Bang concert will call electronic media.

So, for communication mix as your communication strategy will contains advertising, personal selling, sales promotion, public relations, direct marketing and electronic media.

20
Mar
12

Review of A Study of E-Recruitment Technology Adoption in Malaysia by David Yoon Kin Tong

Teknologi internet merupakan suatu penemuan yang bisa dikatakan banyak membantu manusia dalam berbagai macam hal. Apalagi di era perekonomian global saat ini, teknologi internet sangat banyak membantu pelaku bisnis, saluran distribusi, pemerintah bahkan konsumen. Salah satu keuntungan dari internet adalah menghilangkan batasan geografis. Walaupun dari teknologi terdapat berbagai macam dampak buruk karena penyalahgunaannya, tapi kita harus akui bahwa teknologi mempermudah kita seperti mendapatkan informasi tepat waktu, menawarkan produk tanpa harus mendatangi letak fisik pihak lainnya, bisa berbicara face to face melalui internet tanpa harus peduli struktur geografis antara dua pihak dan banyak lagi. Dapat dikatakan, teknologi internet membuat kita merasa dunia ada di dalam genggaman tangan kita.

Beberapa waktu kedepan saya akan membahas mengenai e-rekrutmen yang cukup laris manis saat ini.

Mengapa e-rekrutmen?

Karena hal ini cukup menarik perhatian saya dalam banyak hal terutama masalah pemasaran jasa dan bagaimana kita bisa mengubah pola pikir para pencari kerja yang akhirnya lebih memilih mengaplikasikan resumenya melalui pihak ketiga lewat website-website tertentu dan membuat banyak perusahaan pun mempercayakan perekrutan aplikasi calon pegawai mereka baik lewat pihak ketiga ataupun website perusahaan sendiri.

Untuk review pertama, saya akan mengulas jurnal yang berjudul “Sebuah Studi Tentang Adopsi Teknologi E-Rekrutmen di Malaysia”. Jurnal ini saya dapat dari http://emeraldinsight.com/0263-5577.htm yang diteliti oleh David Yoon Kin Tong dari Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas Multimedia, Melaka, Malaysia.

Review of A Study of E-Recruitment Technology Adoption in Malaysia by David Yoon Kin Tong ( Faculty of Business and Law, Multimedia University, Melaka, Malaysia)

Seperti yang kita ketahui, bahwa kemajuan teknologi banyak membawa dampak positif di dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah dalam perekrutan tenaga kerja atau kandidat atau calon karyawan yang tepat bagi sebuah perusahaan lewat online. Sebenarnya pada zaman sekarang, perekrutan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

  1. 1.      Perekrutan secara Konvensional

Perekrutan secara konvensional merupakan metode perekrutan dengan sistem rekomendasi dari teman maupun pekerja di perusahaan dengan biaya iklan yang cukup besar di media cetak dalam mencari para pencari kerja yang tertarik masuk kedalam perusahaan/organisasi dan mengirimkan aplikasinya dalam bentuk fisik. Perekrutan secara konvensional sepertinya mulai ditinggal perlahan baik bagi pencari kerja maupun pencari pekerja. Hal ini terjadi karena terkadang perekrutan secara konvensional dianggap memerlukan biaya yang cukup besar dan terkadang masih memiliki perspektif subyektif dalam mencari kandidat pekerja. Akhirnya perekrutan konvensional dianggap mulai tidak menarik bagi banyak pihak walaupun tidak dipungkiri untuk beberapa organisasi/perusahaan masih memakai metode seperti ini.

 

  1. 2.      e-Rekrutmen

Perekrutan lewat internet atau lebih sering disebut e-rekrutmen merupakan salah satu tipikal perekrutan calon karyawan melalui online. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi yang membuat semua pihak semakin tanggap informasi dan tidak terbatas oleh jarak dan waktu. Perekrutan melalui internet ini dianggap lebih menguntungkan bagi banyak pihak. Untuk pihak pekerja, mereka lebih bisa mengefektifkan waktu dan mengefisiensikan biaya bila mengaplikasikan resume mereka melalui online. Selain itu, masalah geografis sudah tidak menjadi masalah sehingga para aplikan bisa mencari peluang kerja di luar daerah atau negara dimana dia berdomisili. Sedangkan bagi pencari pekerja, mereka bisa mendapatkan banyak pilihan job-seeker yang lebih berkualitas dengan biaya yang jauh lebih murah.

 

Kedua bentuk perekrutan ini tentu saja masih digunakan di banyak oganisasi. Hanya saja, pada zaman sekarang, e-rekrutmen lebih banyak berkembang karena lebih menarik dan lebih efektif serta efisien baik bagi pihak  job-seeker ataupun organisasi sendiri. Berkembangnya pencari peluang kerja melalui online ini akhirnya menjadi peluang bisnis tersendiri bagi pihak ketiga seperti www.jobsdb.com ataupun www.karir.com (di Indonesia). Bagi pihak ketiga, bisnis ini dianggap cukup menggiurkan karena banyak perusahaan/organisasi yang akhirnya memasang iklan lowongan kerja di website tersebut. Bagi pencari kerja, mereka bisa mendapatkan keuntungan karena bisa memasukkan aplikasi melalui website pihak ketiga tanpa biaya serta tidak perlu mengetik ulang resume berkali-kali karena datanya telah tersimpan di database pihak ketiga bila telah menjadi anggota mereka serta bisa memperbaharui resume sewaktu-waktu jika diperlukan. Sedangkan pihak organisasi/perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dengan memasang iklan lowongan kerja dengan biaya yang lebih rendah. Bahkan banyak juga sekarang ditemui organisasi/perusahaan melakukan e-rekrutmen melalui website resmi mereka secara langsung. Biasanya di website tersebut ada ruang sendiri yang disebut career opportunity bagi para aplikan yang ingin memasukkan aplikasinya kepada organisasi/perusahaan tersebut secara langsung seperti website resmi perusahaan sebesar Shell, Unilever, Accenture dan banyak lagi. Akhirnya fenomena ini membuat pasar tersendiri yang saya sebut pasar e-rekrutmen.

Dengan pertumbuhan e-rekrutmen yang cukup pesat ini di berbagai belahan dunia mulai banyak bermunculan pihak ketiga (lebih sering disebut online job provider) yang akhirnya membuat banyak perusahaan dan job-seeker menggunakan jasa online job provider (OJP). Hal inilah yang menarik Yoon melakukan penelitian  A Study of e-Recruitment Technology Adoption in Malaysia.

Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh Yoon adalah untuk menguji persepsi para pencari kerja ( jobseeker) yang akhirnya mendapatkan kerja melalui OJP sebagai e-rekrutmen di Malaysia. Sedangkan metodologi yang digunakan adalah Technology Acceptance Model (TAM) (Davis, 1986) yang telah dimodifikasi tanpa mengagas sikap sebagai inti kerangka penelitian dan mengidentifikasi resiko privacy yang dirasakan (PPR), ekspektasi performa (PE), aplikasi tertentu atas keunggulan diri (ASSE) dan stres yang dirasakan (PS) sebagai kunci variable eksternal yang membentuk model penelitian untuk studi adopsi teknologi pada e-rekrutmen.

20
Mar
12

A Simple Thing Calls Marketing

When you are going to the mall with your new Marc Jacobs bag then you braged to your friend how priceless to have it for u, that’s calling marketing.

When you drink your bottled water and leave the label on it, it will also call marketing.

When you say how tasty Big Mac and they give you free ice cream for a package meal with it, it also calls marketing.

When you say that how good is your cook, it will also call marketing.

It is so simple like that.

A simple thing calls marketing.




twitter

March 2012
S M T W T F S
« Sep   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 226 other followers

My Flickr Pics - The art of amateur photography

Advertisements